Monday, 17 Jun 2024

Apakah Cacing Pita Pada Kucing Menular ke Manusia?

4 minutes reading
Friday, 4 Aug 2023 14:50 0 199 Sela Rahma

Nesiaverse.com – Apakah cacing pita pada kucing menular ke manusia? Untuk memastikan dan mengantisipasi penularannya. Kalau begitu langsung saja baca artikel ini sampai selesai, jika kamu ingin mengetahui terkait kucing yang cacingan bisa menular ke manusia atau tidak.

Memang ada kalanya kamu sebagai majikan juga harus mewaspadai jika kucing peliharaan kamu sedang mengalami cacingan. Takutnya bisa menular kepada manusia juga entah melalui apa saja dan bagaimana bisa tertular sampai ke kita sebagai manusia.

Cacingan ini berasal dari parasit yang terdapat pada larva, cacing tanah, atau bahkan cacing yang terdapat pada hewan liar lainya seperti tikus. Mereka bisa masuk melalui mulut dan anus si kucing serta menunjukan gejala seperti muntah-muntah, diare dan mencret.

Lalu apakah cacing pita pada kucing ini bisa menular ke manusia? Nah, disini akan memberikan beberapa informasi tentang hal tersebut secara singkat dan jelas, jadi simaklah penjelasannya dibawah ini dengan seksama!

Apakah Cacing Pita Pada Kucing Menular ke Manusia?

Apakah Cacing Pita Pada Kucing Menular ke Manusia?

Apakah cacing pita itu? Cacing pita atau dikenal sebagai Taenia adalah sebuah genus cacing pita yang anggotanya menjadi parasit pada manusia dan hewan ternak seperti babi, sapi, dan juga termasuk kucing. Cacing ini memiliki bentuk panjang dan pipih berwarna putih dan bisa menginfeksi usus jika kucing peliharaan kamu ini terkena cacing pita.

Sudah cukup umum cacing pita ini dapat menyerang kucing peliharaan sehingga mengalami cacingan dan dapat menginfeksi saluran pencernaan si kucing. Panjang cacing pita ini bisa sampai mencapai 60 cm dan terdiri dari segmen-segmen kecil yang disebut dengan proglotid. Jika kamu biarkan terus menerus akan sangat berbahaya untuk kelangsungan hidup si kucing.

Cacing pita ini dapat menyebabkan penyumbatan yang dapat mengganggu sistem pencernaan dan membuat si kucing tidak nyaman dibuatnya seperti diare, kejang-kejang, kerontokan pada bulunya, emansipasi hingga penurunan berat badan si kucing. Biasanya cacing pita ini ditularkan ke kucing oleh kutu yang bersarang di dalam bulu-bulunya.

Dengan meninggalkan larva-larva pada kulit dan bulunya cacing ini dapat berpindah ke manusia melalui kontak fisik seperti saat membelai atau mengelus-ngelus kucing peliharaan kamu yang terinfeksi cacing pita. Menurut Dr. Sepriani cacing pita ini memiliki inang utamanya yaitu hewan peliharaan, jadi gejalanya lebih terlihat pada hewan tersebut bukan pada manusia.

Tidak ada gejala khusus bahkan tidak menunjukan gejala sama sekali jika tertular pada manusia. Namun, untuk mengantisipasi terjadinya hal yang lebih parah kamu bisa langsung datangi dokter dan meminta resep obat untuk cacingan. Dengan begitu kamu bisa terobati dengan baik dan tidak akan mengalami cacingan lebih lanjut.

Maka dari itu untuk kamu yang memiliki hewan peliharaan di rumah seperti kucing, rutinlah untuk memandikannya dengan shampo khusus kucing yang anti kutu agar terbasmi sampai ke telur-telurnya. Sebagai upaya untuk mencegah kucing kamu cacingan dan menularkannya pada kamu sebagai majikan melalui kontak fisik dari bulu-bulunya.

Hindari juga memberi makan kucing kamu dengan daging mentah mau itu daging ayam mentah, sapi, dan ikan mentah. Karena selain adanya cacing, makanan yang tidak higienis dan tidak diolah dengan benar dapat mengandung bakteri berbahaya jika sampai kucing kamu memakannya. Jadi berikan makanan yang sudah diolah atau beli produk makanan kucing.

Selain itu jaga juga kebersihan lingkungan sekitar, rutin membersihkan kotak pasir atau litter box tempat kucing pup dan pipis serta mengganti pasirnya dengan yang baru jika dirasa sudah penuh dengan kotorannya. karena cacing pita juga bisa keluar melalui feses si kucing yang dimana jika kamu terkena fesesnya bisa saja cacing itu tertular kepada kamu.

Itulah beberapa informasi singkat tentang apakah cacing pita pada kucing menular ke manusia atau tidak. Mungkin perlu untuk kamu ketahui supaya bisa mencegah terjadinya kontak fisik dengan hewan peliharaan yang sudah terinfeksi atau tercemar cacing pita di dalam bulunya.

Maka dari itu sebisa mungkin kamu menghindari kontak fisik dengan hewan peliharaan yang sedang sakit, cacingan, terkena virus dan lain sebagainya jika dirasa kondisi kucing kamu sedang tidak baik. Langsung saja bawa ke klinik hewan untuk mengobatinya. Good Luck semoga membantu.