Wednesday, 17 Jul 2024

Perbedaan Kucing Hamil dan Gendut

6 minutes reading
Friday, 1 Sep 2023 20:58 0 98 Sela Rahma

Nesiaverse.com – Seperti apa perbedaan kucing hamil dan gendut? Agar kamu tidak keliru dalam membedakan mana kucing hamil dan bukan. Kalau begitu langsung saja baca artikel ini sampai selesai, jika kamu ingin mengetahui terkait perbedaan kucing hamil dan kucing gendut.

Terkadang kamu sering kali salah menyangka bahwa si kucing itu sedang mengandung, karena perutnya yang membesar seperti sedang hamil. Makanya sering kali menyangka kucing gendut itu sedang hamil begitupun sebaliknya kucing hamil malah disangka kucing yang gendut.

Memang cukup membingungkan kalau hanya dilihat sekilas atau sesaat saja, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas jika kamu perhatikan dengan lebih teliti lagi. Hanya saja tidak begitu banyak orang yang tertarik akan hal itu, tapi ada juga beberapa yang ingin tahu.

Lalu kalau begitu seperti apa perbedaan kucing hamil dan gendut? Nah, disini akan memberikan beberapa penjelasan tentang perbedaan-perbedaan pada kucing hamil dan kucing gendut secara menyeluruh. Jadi simaklah penjelasannya di bawah ini dengan seksama!

Perbedaan Kucing Hamil dan Gendut

Perbedaan Kucing Hamil dan Gendut

Sebelum itu ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu mengenai bagaimana proses kucing hamil dan apa penyebab kucing gendut. Penting untuk kamu kenali hal itu, agar kamu dapat mengenalnya dengan baik dan mudah untuk mencari perbedaan pada keduanya.

Kucing merupakan hewan mamalia yang menyusui anaknya dan melalui beberapa proses untuk bereproduksi sampai akhirnya kucing betina bisa hamil serta melahirkan. Berikut ada beberapa proses kucing kawin sebelum hamil, yaitu:

  1. Proestrus merupakan fase yang dimana mereka belum ada ketertarikan satu sama lain. Biasanya dalam fase ini kucing jantan akan mendekati si betina terlebih dahulu dan lebih banyak tingkah, namun kucing betina dalam fase ini akan cuek-cuek saja pada pejantan.
  2. Estrus atau birahi merupakan fase dimana si kucing akan memuncak birahinya dan berlangsung selama 7 hari atau bahkan lebih.
  3. Interestrus merupakan fase yang terjadi dimana si kucing belum berovulasi dan berlangsung selama 13-18 hari sampai proestrus dimulai lagi atau kucing betina belum dikawin-kawinkan. Jika kucing betina belum dikawinkan maka fase ini akan berlangsung selama 2-3 minggu dan kucing jantan akan berlangsung selama 1-2 minggu.
  4. Diestrus merupakan fase dimana kucing betina dan jantan sudah mulai berovulasi atau dikawinkan serta berlangsung selama 30-40 hari. Selain itu fase ini juga merupakan fase akhir dari siklus birahi kucing.

Menurut VCA Hospitals untuk kucing betina mereka akan membutuhkan 3-4 kali kawin dalam waktu 24 jam agar ovulasi terjadi. Selain itu juga semua tergantung kelangsung birahi si kucing bisa sampai berapa lama, biasanya jika birahinya sudah menurun mereka tidak akan kawin lagi begitupun sebaliknya. Bahkan kalo lagi memuncak biasanya sampai 6 kali kawin dalam sehari.

Nah, sedangkan pada kucing gendut ada beberapa penyebab kenapa tubuhnya bisa membesar atau gemuk bukan karena hamil, melainkan karena beberapa faktor penyebab kucing menjadi gemuk atau bahkan obesitas, berikut adalah penyebabnya:

  • Adanya tumpukan lemak berlebih di dalam tubuh si kucing yang gemuk dengan adanya jumlah kalori yang lebih banyak. Sedangkan pada kucing hamil perutnya membesar karena terdapat janin di dalam rahimnya.
  • Kucing gemuk karena sering makan banyak dan tidak melakukan banyak aktivitas setelahnya, sehingga lemak di tubuhnya tidak terbakar.
  • Kurangnya aktivitas fisik dan kebanyakan tidur setelah makan, sedangkan kucing hamil tidak seperti itu.
  • Sebab ketagihan memakan makanan basah ikan tuna, yang dimana si kucing mengalami kenaikan berat badan yang berlebih.

Dari penyebabnya saja sudah menunjukan perbedaan besar bukan? Jika masih belum jelas kamu bisa melihat dari ciri-cirinya di bawah ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

Kucing hamil

  • Adanya perubahan kelenjar susu yang membesar dan berwarna kemerahan
  • Bentuk dan ukuran perut membulat dan tegang karena tertarik akibat semakin membesar perutnya
  • Kucing hamil akan menunjukan perubahan perilaku seperti menjadi lebih manja, tenang, dan bahkan menjadi lebih sensitif atau agresif jika didekati
  • Berat badannya akan bertambah seiring usia kehamilan si kucing
  • Bulunya akan mengalami kerontokan
  • Ditandai dengan kucing yang akan sering mual atau muntah

Kucing Gendut

  • Kucing gendut memiliki ukuran badan yang lebih gemuk secara keseluruhan, jadi tidak hanya perutnya saja yang membesar
  • Kucing gendut tidak memiliki perubahan perilaku khusus seperti kucing hamil pada umumnya
  • Bulunya tidak rontok seperti kucing hamil, melainkan bulunya akan lebih kusut
  • Kucing yang gemuk berat badannya tidak mengalami perubahan setiap minggu atau bulannya, tidak seperti halnya pada kucing hamil
  • Tidak ada perubahan khusus yang terdapat pada kelenjar susunya
  • Tidak mengalami mual atau muntah di pagi hari, seperti layaknya kucing sedang hamil

Selain itu kucing yang hamil bisa kamu ketahui usia kehamilannya, sedangkan kucing gendut seiring berjalannya waktu tidak akan ada perubahan yang menunjukan usia kehamilan kucing. Nah, berikut adalah cara mengetahui usia kehamilan kucing, diantaranya adalah:

  1. Awal Kehamilan Kucing, biasanya memiliki tanda pada berbagai perubahan fisik maupun perilaku sejak usia 2 minggu kehamilan. Hal ini bisa ditandai dengan perubahan kelenjar susunya yang mulai membesar atau perilakunya yang makin sensitif dan manja.
  2. Minggu ke 2 atau bisa juga disebut masa estrus berakhir. Estrus adalah masa atau puncak birahi pada kucing yang sudah dikawinkan, jika masa ini akan berlangsung selama 3-8 hari.
  3. Minggu ke 3 ini ditandai dengan puting si induk mulai mengalami perubahan warna lebih gelap atau biasa disebut pinking up.
  4. Minggu ke 4 adalah masa dimana kucing kamu akan mulai mengalami mual di pagi hari atau biasa disebut dengan morning sickness sehingga membuatnya enggan untuk makan dan hal ini bisa terjadi sepanjang pagi hari.
  5. Minggu ke 5, pada usia kehamilan ini kamu juga bisa melakukan atau pergi ke dokter hewan untuk konsultasi supaya lebih jelas dengan melakukan USG lagi untuk yang kedua kalinya. Hal ini dilakukan supaya bisa mengetahui jumlah anak yang ada dalam kandungannya.
  6. Minggu ke 6 ini bisa ditandai dengan perubahan perilaku atau kebiasaan yang mulai sering mendekur saat tidur dan perilakunya yang makin manja penuh dengan kasih sayang.
  7. Minggu ke 7 adalah masa dimana kucing kamu lebih banyak beristirahat dan tidur sepanjang hari, hal ini terjadi untuk persiapan menyimpan energi atau mengumpulkan energi karena sudah mendekati masa persalinan dan melahirkan.

Itulah beberapa perbedaan kucing hamil dan kucing gendut yang mungkin perlu untuk kamu ketahui, supaya tidak lagi salah menafsirkan kucing hanya melihat dari segi ukuran badan atau perutnya membesar saja, tapi ada banyak perbedaan jika kamu teliti dengan baik pada kucing.

Selain itu jika kamu ingin memastikannya lebih jelas, bisa bawa ke dokter hewan untuk melakukan USG atau X-ray supaya bisa dilihat melalui pemeriksaan untuk lebih jelasnya. Jika kucing hamil tentu saja terdapat janin di dalam perutnya. Good Luck semoga membantu.