Thursday, 18 Jul 2024

Apakah Kumis Kucing Bisa Tumbuh Lagi?

4 minutes reading
Saturday, 30 Sep 2023 05:27 0 221 Sela Rahma

Nesiaverse.com – Hampir semua bagian dari anggota tubuh kucing memiliki fungsinya masing-masing, termasuk pada bagian kumisnya. Kumis pada kucing mempunyai peran penting, tapi terkadang kumis mereka seringkali rusak atau bahkan terpotong saat berburu.

Hal itu membuat banyak orang penasaran, apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi walaupun terpotong atau rusak ketika mereka sedang berburu atau bahkan seseorang yang tidak sengaja menggunting kumisnya. Padahal kumis bagi kucing itu sangat penting sekali untuk mereka.

Tapi, walaupun begitu adanya kerusakan pada kumis kucing itu tidak bisa kamu cegah juga kalau memang hal itu ulah mereka sendiri. Kecuali kalau memang kamu sengaja memotongnya baru harus bertanggung jawab, meski kita sendiri gak tau apa kumisnya bisa tumbuh atau tidak.

Lalu kalau begitu apakah kumis kucing bisa tumbuh lagi? Nah, disini akan memberikan beberapa penjelasan mengenai bisa atau tidaknya kumis pada kucing tumbuh kembali kalau terpotong atau tergunting. Jadi simaklah penjelasannya di bawah ini dengan seksama!

Apakah Kumis Kucing Bisa Tumbuh Lagi?

Apakah Kumis Kucing Bisa Tumbuh Lagi?

Kumis pada kucing merupakan bulu atau rambut kaku yang cukup tebal dan pajang dibandingkan bulu-bulu lainnya. Jumlah kumis pada kucing terdapat sebanyak 24 dan setiap sisi memiliki 12 kumis, dengan panjang bisa mencapai 8-12 cm atau bahkan bisa lebih panjang.

Folikel rambut yang terdapat pada kumisnya ternyata dipenuhi dengan saraf serta pada bagian ujung kumisnya berperan sebagai organ sensorik atau disebut dengan proprioseptor. Hal itu membantu kucing dalam meraba atau mengenal sesuatu di lingkungan sekitarnya dengan baik.

Bahkan fungsi kumis untuk kucing itu sangat berperan penting bagi kelangsungan hidupnya, terutama saat berburu. Tapi, sebelum itu apa saja sih fungsi lainnya pada kumis kucing? Berikut ada beberapa fungsi kumis untuk kucing, diantaranya adalah:

  • Sebagai alat navigasi yang berfungsi sebagai organ sensorik, karena kucing memiliki mata yang rabun dekat sehingga kumis ini berperan sebagai mata ke dua kucing. Kumis kucing juga terdapat berbagai saraf yang bisa mengenali sekitarnya dan merasakan suhu udara.
  • Sebagai alat pelindung yang mampu mengirim sinyal ketika sedang berada dalam bahaya. Karena kumis kucing dapat mendeteksi keberadaan musuh bahkan bahaya bencana alam.
  • Sebagai penyeimbang tubuh ketika kucing bergerak lincah dan gesit yang seringkali memanjat keatas pohon atau atap rumah, bahkan berjalan stabil di permukaan sempit.
  • Membantu kucing menemukan makanan dan air di tempat yang gelap, karena kumis pada kucing terdapat banyak saraf yang berfungsi sebagai alat peraba dan sangat sensitif.
  • Sebagai alat dalam membedakan makanan atau memilih makanan, apakah bisa dimakan atau berbahaya jika dimakan. Sehingga kucing dapat menentukan makanan yang baik.
  • Mempermudah kucing dalam berburu, membantu mereka menangkap mangsa dengan mengukur jarak dan arah secara akurat sehingga kucing menangkap tepat ke mangsanya.

Seperti yang telah kamu ketahui, bahwa kumis untuk kucing itu sangat penting sekali fungsinya jadi kamu harus bisa merawatnya dengan baik. Namun, bagaimana jika kumis kucing terpotong atau tergunting? Apakah kumisnya bisa tumbuh kembali normal atau tidak bisa?

Melansir dari berbagai sumber, bahwa kumis pada kucing bisa tumbuh kembali dan biasanya membutuhkan waktu 2-3 bulan sampai kumisnya bisa tumbuh lagi yang baru, serta pertumbuhan kumis pada kucing juga tergantung dari asupan nutrisi.

Tapi walaupun begitu kamu tidak boleh dengan sengaja memotong atau menggunting kumisnya, meski cuma iseng atau apapun itu. Sekalipun saat dipotong kumisnya kucing tidak akan merasakan sakit dan bisa tumbuh kembali, tetap saja jangan dilakukan dengan sengaja.

Menurut dokter hewan Universitas Nusa Cendana Aji Winarso, mengatakan kalau kumis kucing berfungsi sebagai organ sensorik yang berguna untuk menyampaikan rangsangan dari luar tubuh ke otak, karena dalam kumis itu terdapat banyak saraf yang terhubung ke otak.

Sehingga kalau sampai terpotong folikel saraf pada kumisnya akan tidak berfungsi dengan baik, membuat kucing kebingungan dan stress. Namun, hal ini tidak terlalu berdampak bahaya bagi kucing, karena kucing sendiri memiliki anggota tubuh lainnya yang sama-sama berfungsi baik.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai apakah kumis kucing bisa tumbuh kembali, mungkin perlu untuk kamu ketahui agar bisa mengenal lebih luas lagi seputar kegunaan atau fungsi setiap anggota tubuh pada kucing dan mana saja anggota tubuh yang bisa tumbuh lagi.

Usahakan untuk selalu merawat setiap bagian dari anggota tubuh mereka, supaya bisa berfungsi dengan baik atau efektif dan membantu kucing dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari tanpa khawatir akan terluka ataupun cedera saat aktivitas. Good Luck semoga membantu.