Monday, 17 Jun 2024

6 Ciri-Ciri dan Gejala Scabies Pada Kucing

6 minutes reading
Thursday, 14 Sep 2023 20:52 0 183 Sela Rahma

Nesiaverse.com – Apa saja ciri-ciri dan gejala scabies pada kucing? Seperti apa sih tanda kucing yang terkena scabies? Kalau begitu langsung saja baca artikel ini sampai selesai, jika kamu ingin mengetahui terkait ciri-ciri dan gejala pada kucing yang terkena penyakit scabies.

Kucing merupakan hewan yang menyukai kebersihan, baik itu lingkungan yang bersih ataupun menjaga tubuh mereka agar tetap bersih. Hal itu biasa mereka lakukan untuk membersihkan tubuhnya dari berbagai kotoran, karena biasanya kucing bisa grooming sendiri untuk mandi.

Memang cara mereka cukup unik dalam groomingnya, cara mereka untuk mandi adalah dengan menjilat-jilati bulu dan tubuhnya sendiri. Kok bisa ya? Emangnya bisa bersih ya? Tentu saja karena hewan punya caranya tersendiri, walaupun memang masih sering terkena scabies.

Lalu kalau begitu seperti apa saja ciri-ciri dan gejala scabies pada kucing? Nah, disini akan memberikan beberapa penjelasan tentang ciri-ciri dan gejala yang dialami kucing scabies agar dapat kamu kenali dengan baik. Jadi simaklah penjelasannya di bawah ini dengan seksama!

Ciri-Ciri dan Gejala Scabies Pada Kucing

Ciri-Ciri dan Gejala Scabies Pada Kucing

Sebelum itu ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu mengenai apa itu scabies pada kucing dan penyebabnya. Penting untuk mengetahui hal tersebut, supaya kamu dapat mengenal masalah kesehatan kucing dan bisa segera kamu atasi dengan baik.

Scabies merupakan suatu penyakit kulit pada kucing akibat dari adanya parasit berupa kutu, tungau, atau serangga yang bersarang di bulu si kucing, sehingga dapat menyebabkan permasalahan kulit pada kucing. Salah satunya adalah penyakit kulit scabies pada kucing.

Biasanya serangga atau tungau yang menjadi penyebab kucing terkena scabies itu adalah Sarcoptes scabiei dan Notoedres cati yang sering bersarang pada lapisan korneum kulit si kucing. Memberi rasa gatal yang luar biasa pada kulit si kucing makanya sering digaruk-garuk.

Scabies juga bisa disebabkan dari kucing lain yang terinfeksi dan menularkannya pada kucing kamu yang sehat melalui kontak fisik. Makanya penting sekali memperhatikan kucing kamu saat sedang bermain di luar, siapa tau bergaul dengan kucing yang terinfeksi tanpa diketahui.

Scabies bisa diobati dengan berbagai cara, seperti pemberian salep atau suntik scabies, hanya saja mungkin suntik scabies memiliki efek samping seperti rasa nyeri pada area injeksi dan alergi pada kucing. Jika kamu belum tahu seperti apa ciri atau gejala kucing scabies, berikut adalah ciri dan gejalanya:

Bulu Kucing Mengalami Kerontokkan

Pada dasarnya scabies ini penyakit yang menyerang atau menginfeksi kulit si kucing, karena serangga atau kutu penyebab scabies yang bersarang di dalam bulu kucing akan menggigit atau melukai kulit sehingga membuat kulitnya mengalami kerusakan akibat dari gigitan kutu.

Setelah itu dapat menginfeksi kulit kucing dan terjadilah scabies, area kulit menjadi rusak serta membuat bulu yang tumbuh di dalam kulit tersebut menjadi rontok atau bahkan menyebabkan bulunya menjadi pitak di berbagai area yang sudah jadi sarang serangga penyebab scabies.

Karena kulit yang sudah terkena scabies tidak bisa ditumbuhi bulu lagi, makanya kebanyakan kucing yang mengalami scabies ini bulu-bulunya rontok parah sampai botak atau bahkan kalau sudah menjalar keseluruh tubuh dan kulitnya bisa-bisa kucing jadi botak gak tumbuh bulu.

Seringkali Menggaruk-garuk dan Menggigiti Area Tubuh Kucing

Scabies adalah suatu penyakit kulit sama halnya seperti jamuran yang menyebabkan gejala rasa gatal luar biasa pada kulit sehingga membuat kucing merasa tidak nyaman. Biasanya ciri awal yang dialami kucing scabies akan sering menggaruk-garuk atau menggigit area kulit yang gatal.

Makanya sering banget kucing menggaruk-garuk kulitnya dalam waktu yang lama, bahkan sampai keluar ketombe atau kulit kering saat digaruk. Karena segatal itulah rasanya ketika terkena gigitan dari serangga penyebab scabies yang bersarang di bulu dan kulit si kucing.

Kulit Kucing Mengalami Iritasi

Pernahkah kamu melihat kucing dengan kulit yang memiliki bercak merah seperti iritasi? Waspadai kalau hal itu salah satu ciri dari awal mula terjadinya scabies. Biasanya area kulit kucing yang terkena scabies akan terlihat adanya bercakan merah seperti bintik-bintik kecil.

Awalnya memang terdapat bercak merah karena iritasi sebelum akhirnya akan mengering dan itu adalah gejala awal permulaan sebelum scabies semakin menyebar dan menginfeksi kulit si kucing makin parah. Maka kamu bisa segera mengatasinya segera sebelum semakin menjalar.

Tekstur Kulit Kucing Menjadi Gradakan dan Berkerak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya diatas, bahwasanya awal mula gejala scabies itu ditandai dengan adanya bercak merah dan itu masih belum kering. Nah, jika mereka sudah mulai mengering dan semakin banyak pula tersebar di tubuhnya, kulit kucing jadi berkerak.

Tekstur kulit menjadi lebih gradakan karena scabies yang sudah mengering sampai berkerak, terlihat seperti pecah-pecah di kulit. Biasanya kalo udah seperti itu, lumayan parah kondisinya. Karena si kulit sudah benar-benar dipenuhi scabies sampai mengering, berkerak dan pecah.

Terdapat Luka-Luka Pada Kulit

Scabies membuat kulit kucing menjadi iritasi dan terdapat bercakan merah, sehingga jika digaruk terus menerus akan meninggalkan banyak luka pada kulitnya. Bahkan bisa membuat kulitnya semakin terinfeksi akibat luka di area scabies yang terbuka dan mengeluarkan darah.

Hal itulah yang akan menjadi scabies semakin menjalar, karena scabies akan semakin menginfeksi kulit si kucing melalui luka yang terbuka saat digaruk. Makanya kulit kucing terdapat banyak luka serta cairan atau darah scabies yang menempel di kukunya akan menular.

Kulit Mengelupas

Akibat dari kulitnya yang mengering dan berkerak, membuat kulit kucing pecah-pecah bahkan sampai mengelupas. Efek dari sering digaruk-garuk juga bisa membuat kulit yang berkerak itu terkelupas, sehingga lukanya akan menjadi basah kembali dan terinfeksi lagi terus menerus.

Dengan begitu lukanya akan mengering lagi, kalo digaruk-garuk terus akan berlanjut seperti itu secara berulang-ulang. Hal itu tidak hanya membuat kulit kucing menjadi luka saja, tapi akan meninggalkan rasa perih pada luka yang terbuka kembali dan bisa semakin terinfeksi parah.

Kalau sudah begitu kulit kucing akan dipenuhi koreng atau luka kering akibat digaruk-garuk lalu dibuka kembali lukanya sampai mengering. Biasanya kucing juga akan menggigit area yang gatal dan membuat luka baru di kulit. Memang scabies memberi efek gatal yang cukup ganggu.

Itulah beberapa ciri-ciri dan gejala scabies pada kucing yang mungkin perlu untuk kamu ketahui, siapa tau kucing kamu mengalami hal yang serupa seperti diatas. Dengan begitu kamu bisa segera mengatasinya sebelum scabies pada kucing semakin parah atau menyebar di kulit.

Jika kucing kamu mengalami scabies yang cukup parah, segera hubungi atau membawanya ke klinik dokter hewan. Supaya bisa diatasi langsung oleh ahli kulit dalam menangani scabies pada kucing, sampai kucing kamu sehat dan normal kembali. Good Luck semoga membantu.