Penyebab Insomnia Secara Psikologis

6 minutes reading
Thursday, 29 Jun 2023 17:00 0 141 Muti Karya

Nesiaverse.com – Gangguan tidur atau Insomnia dengan gejala sulit tidur atau sulit untuk tetap tidur sepanjang malam kemudian bangun terlalu pagi tentunya memiliki berbagai macam penyebab. Insomnia tidak hanya datang dari kurangnya istirahat secara fisik, namun ada banyak penyebab terjadinya insomnia, bahkan secara psikologis. 

Ada banyak hal yang mampu membuat seseorang mengalami insomnia atau gangguan tidur. Banyak sekali faktor yang bisa memicu seseorang terjangkit insomnia, psikologis menjadi salah satu penyebab yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui. Dengan begitu akan mudah bagi kamu untuk mencari solusi dan segera mengatasinya.

Penyebab Insomnia Secara Psikologis

Penyebab Insomnia Secara Psikologis

 

Kamu harus mengetahui penyebab terjadinya insomnia yang mana dengan mengetahui akar masalah atau pemicu terjadinya insomnia akan mempermudah untuk memperbaiki kualitas tidur. Penyebab insomnia  sangatlah banyak, hal tersebut bisa datang dari kombinasi kompleks antara pikiran dan tubuh seseorang, faktor lingkungan, riwayat medis hingga pengaruh luar lainnya. Psikologis atau keadaan mental seseorang pun menjadi salah satu topiknya.

Masalah kesehatan mental memiliki pengaruh yang cukup besar pada kualitas tidur seseorang. Misalnya ketika seseorang depresi, memiliki gangguan kecemasan hingga bipolar maka akan memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang tidak jelas. Namun, jangan langsung melakukan self-diagnosis, alangkah baiknya kamu melakukan konsultasi pada ahlinya terlebih dahulu. 

Berikut beberapa penyebab atau masalah mental atau psikologis penyebab insomnia.

Mengalami Stress

Seseorang akan lebih mudah atau rentan mendapatkan gangguan atau masalah tidur seperti insomnia ketika dirinya stres. Ketika respon fisik terhadap stress berkontribusi dan hyperarousal  nantinya akan mendapatkan efek yang sama. Ujung-ujungnya akan mengalami masalah ketidakmampuan untuk tidur sendiri.

Stress dapat memicu gangguan tidur atau insomnia, begitupun sebaliknya karena insomnia mampu menjadi sumber stress seseorang. Sehingga kadang sulit untuk memutus siklus insomnia dan stres. Maka, kamu harus mengatasinya dengan cara mengalihkan dan mencari kegiatan yang mendistraksi pikiran hingga meredakan stres kamu.

PTSD

PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder merupakan stres yang datang pasca trauma atau gangguan mental yang muncul dari seseorang pasca mengalami menyaksikan atau mengalami peristiwa yang memicu traumatis. Ketika seseorang yang memiliki masalah PTSD maka tidak jarang paparan dari situasi yang traumatis tersebut bisa memicu insomnia dan sangat mempengaruhi kualitas tidur pengidapnya. 

Ketika seorang pasien PTSD kambuh, maka tidak jarang dirinya akan menghindari jam tidur dan sepanjang malam terjaga. Atau bahkan pikirannya berputar pada suatu hal yang membuatnya ketakutan berlebihan yang berkaitan dengan trauma dan pemicunya.

Gangguan Kecemasan atau Anxiety Disorder

Menjadi salah satu penyebab insomnia secara psikologis, gangguan kecemasan merupakan kondisi gangguan mental yang menyebabkan seseorang merasa cemas hingga takut berlebihan. Ketika anxiety ini kambuh maka seseorang cenderung terjaga sepanjang malam. Kemudian akan berujung dengan pikiran negatif yang bahkan bisa memperburuk suasana hati dan tidak bisa beristirahat dengan baik . 

Bahkan hampir 90% orang dewasa yang mengalami gangguan kecemasan mengaku  mengalami gejala dan gangguan insomnia hingga sangat parah. Ketika tubuh sudah sangat lelah namun rasa takut, cemas dan waspada terus muncul. Hal tersebut yang membuat seseorang yang memiliki gangguan kecemasan dan tidak memiliki waktu tidur yang baik hingga insomnia. 

Panic Attack

Ketika seseorang mengalami stress berlebih dan memiliki panic attack maka tidak jarang akan memicunya. Serangan panik ini bisa terjadi kapan saja, termasuk pada malam hari di waktu istirahat.  Pengidap panik attack biasanya mengalami kondisi seperti sesak napas, degup jantung yang cepat, tangan atau tubuh berkeringat dan bergetar, hingga perasaan tidak nyaman dan takut berlebih. 

Sehingga rasa panik, degup jantung dan kondisi yang tidak nyaman itulah yang memicu terjadinya insomnia atau kesulitan tidur. Serangan panik nokturnal tersebut mampu mengembangkan gejala insomnia, bahkan tidak sedikit dari pasien yang memiliki masalah mental seperti panik attack ini merasa sangat takut dan selalu menghindari waktu tidur. 

Gangguan Bipolar

Ketika seseorang memiliki kondisi mental yang ditandai dengan berubahnya suasana hati yang sangat ekstrim, maka orang tersebut mengalami gangguan bipolar. 40%  orang yang mengalami insomnia memiliki gangguan kesehatan psikis. Bipolar sendiri menjadi salah satunya. 

Ketika seorang yang mengidap gangguan bipolar akan ada fase aktif  yang tidak terkendali. Sehingga dirinya merasa sangat powerfull dan bersemangat sehingga tidak bisa tidur bahkan hingga berkali-kali. Meskipun begitu pengidapnya tidak akan merasa lelah pada hari berikutnya. Maka, jika pasien yang memiliki gangguan bipolar alangkah baiknya melakukan konsultasi pada ahlinya dan mendapatkan penanganan yang lebih baik dan tepat.

Depresi

Penyebab insomnia lainnya adalah depresi, yang mana merupakan salah satu alasan umum. Depresi bisa memicu perasaan sedih hingga kehilangan minat pada sesuatu atau aktivitas yang sebelumnya dinikmati.  Hal ini bisa berujung dan menimbulkan berbagai masalah secara fisik atau emosional.

Sama halnya dengan Stres, depresi dan insomnia juga berkaitan dan berputar. Insomnia bisa menjadi salah satu gejala depresi dan depresi bisa menjadi salah satu penyebab insomnia. Nantinya seseorang akan dipenuhi dengan  pikiran negatif  hingga emosi negatif akan menyita pikiran dan otak pasien hingga akan terjaga sepanjang malam. 

Cara Mengatasi Insomnia Karena Gangguan Psikologis

Penyebab Insomnia Secara Psikologis

Jika kamu mengalami gangguan atau insomnia karena gangguan mental atau faktor psikologis, maka kamu bisa mengatasinya sedari dini. Kamu bisa melakukan konsultasi pada ahlinya. Sehingga nantinya akan dibantu untuk penanganan baik secara medis,  terapi perilaku kognitif hingga mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan. 

Selain masalah mental, penyebab insomnia sendiri beragam dan bermula dari beberapa faktor yang bisa memicu dan menyebabkan gangguan mental berujung pada insomnia. Berikut beberapa masalah lain penyebab insomnia yang perlu kamu ketahui dan waspadai. 

  • Demensia
  • Jadwal kerja yang berlebih seperti kerja malam
  • Seringnya bepergian ke zona dan waktu yang berbeda, hal ini akan memicu jet lag. Jika terjadi secara terus menerus tentunya akan memunculkan berbagai masalah mental seperti stress dan berujung pada insomnia berkepanjangan.
  • Gangguan lingkungan mulai dari suhu yang terlalu dingin atau panas, kebisingan menjelang waktu tidur. Jika masalah ini terjadi secara continue maka akan berujung pada stress dan memicu insomnia juga.
  • Adanya masalah kesehatan fisik, mulai dari obesitas, diabetes hingga gangguan pernafasan. Gangguan pernafasan bisa karena alergi maupun asma. Kemudian adanya penyakit kardiovaskular.
  • Konsumsi obat-obatan termasuk obat resep dan obat rekreasi
  • Adanya kelainan saraf dalam tubuh pasien. 
  • Penggunaan perngakat elektronik yang berlebihan.

Tips Agar Tidur Lebih Mudah dan Berkualitas

  • Jadwalkan jam tidur dan bangun secara continues atau teratur. Kamu bisa menggunakan alarm di ponsel untuk mengingatkan waktu istirahat dan bangun yang tepat. 
  • Melakukan relaksasi tubuh menjelang waktu tidur, kamu bisa pergi mandi dengan air hangat sebelumnya. Kamu juga bisa melakukan meditasi hingga menyalakan musik relaksasi atau dengan bantuan aromaterapi sehingga membuat kamu tidur lebih mudah. 
  • Jangan menggunakan ponsel menjelang waktu tidur, karena hal ini menjadi salah satu pemicu datangnya gangguan tidur. 
  • Melakukan peminimalisiran atau  seleksi kecemasan. Ketika kamu dipenuhi rasa dan pikiran negatif kamu bisa menumpahkannya dalam bentuk tulisan seperti diary atau jurnal. Hal tersebut bekerja dengan baik sehingga akan mengurangi beban pikiran negatifmu. 
  • Pastikan untuk menjaga konsumsi makanan berat dan minuman yang mengandung kafein.
  • Terapkan daya hidup yang sehat.

Itulah sedikit pembahasan mengenai penyebab insomnia secara psikologis. Insomnia sendiri memang bisa terjadi dari berbagai faktor salah satunya psikis. Maka, alangkah baiknya untuk mengenali gejala-gejala gangguan tidur sejak dini. Sehingga akan mudah untuk mengatasinya.

Jangan pernah meremehkan setiap gejala yang muncul baik itu gejala kecil sekalipun. Kamu harus peduli dan segera mengenali gejala tersebut alangkah lebih baiknya bila langsung melakukan konsultasi pada ahlinya, untuk penanganan yang lebih tepat. 

x