Thursday, 20 Jun 2024

Hubungan Asam Lambung dan Sakit Kepala Belakang

6 minutes reading
Friday, 21 Jul 2023 20:22 0 88 Muti Karya

Nesiaverse.com – Sakit kepala belakang bisa menjadi salah satu gejala dari asam lambung yang dan dapat memicu terjadinya migrain. Banyak sekali gejala dari gangguan asam lambung, sehingga dengan tentunya kamu harus lebih berhati-hati lagi. Hindari berbagai macam makanan dan minuman yang dapat memicu gejala asam lambung kambuh, karena dampaknya bisa membuat sakit kepala yang ekstrim. 

Gangguan naiknya kadar asam lambung seseorang disebabkan adanya gangguan pencernaan yang memiliki banyak gejala, salah satu gejalanya merupakan sakit kepala yang berlebih. Sehingga akan menanggu berbagi aktivitas sehari-hari. Jika hal ini terus terjadi akan mengancam terjadinya kerusakan atau bahkan datangnya penyakit yang jauh lebih parah. 

Hubungan Asam Lambung dan Sakit Kepala Belakang

Asam Lambung dan Sakit Kepala Belakang

Hubungan asam lambung dan sakit kepala sendiri dijelaskan dalam sebuah studi. Sebuah studi mengatakan bahwa seseorang yang mengalami sakit kepala ekstrim seperti migrain. Umumnya memiliki gangguan pencernaan asam lambung. Begitupun sebaliknya. Dikutip dari Very Well Health mengatakan bahwa ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi asam lambung yang naik sekaligus meredakan sakit kepala berlebihan dalam waktu yang bersamaan. 

Hubungan antara asam lambun dan sakit kepala sendiri terjadi karenanya ada hubungan dan komunikasi melalui sistem saraf. Sistem saraf tersebut adalah sistem endokrin dan sistem imunitas tubuh. Sehingga jika ada permasalahan pada usus atau lambung, maka komunikasi keduanya akan terganggu dan terhalang. Maka, jika kamu memiliki asam lambung maka  bagian kepala juga akan merasakannya. Begitupun sebaliknya. Jika bagian kepala mengalami gangguan atau masalah, maka lambung san sistem pencernaan juga akan bermasalah. 

Setelah mengetahui hubungan antara asam lambung dan sakit kepala belakang akut seperti migrain, kini kamu bisa mengetahui cara untuk mengatasinya. Tentunya jika dibiarkan akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri, Kamu bisa meredakan gangguan asam lambung dan sakit kepala menggunakan beberapa cara meminum obat, selain itu kamu bisa menghilangkan sakit kepala dengan cara satu ini. 

Menggunakan Kompres Dingin

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sakit kepala karena asam lambung adalah dengan menggunakan kompres dingin. Air dingin maupun air es dapat membantu melakukan penghambatan dalam pelepasan hormon rasa sakit pada area kepala. Selain itu peradangan yang terjadi juga dapat meringankan rasa sakit kepala dengan menggunakan kompres dingin. 

Caranya sangat mudah, kamu hanya perlu menempatkan es batu di dalam waslap atau merendam waslap menggunakan air es . Setelahnya kamu bisa meletakkannya di bagian leher maupun dahi. Hindari penggunaan air dingin dengan mengurut kepala yang sakit karena asam lambung. Hal ini bukannya mengobati, justru akan membuat metabolisme tubuh kaget, dimana adanya perubahan suhu tubuh yang ekstrim. Maka, dengan begitu akan memicu berbagai masalah kesehatan lain dan justru membuat sakit kepala semakin menjadi.

Memperbanyak Mengkonsumsi Air

Cairan dalam tubuh memiliki pengaruh akan kesehatan. Ketika kamu kurang mengkonsumsi air akan terjadi gangguan yang disebut dehidrasi sehingga peredaran darah pun tidak lancar. Sakit kepala karena asam lambung yang naik, bisa kamu atasi dengan mengkonsumsi air putih. Sehingga akan menghilangkan dehidrasi dan melancarkan peredaran darah yang tidak lancar. Dengan begitu asupan oksigen ke otak akan lancar kembali dan meredakan setidaknya rasa nyeri di kepala. Pastikan kamu mengonsumsi air putih, bukan air kemasan yang memiliki kadar gula yang tinggi.

Relaksasi

Ketika sakit kepala menyerang yang disebabkan oleh asam lambung naik, kamu bisa melakukannya dengan relaksasi. Asam lambung naik bisa dikarenakan oleh banyak hal. Kemudian ketika sakit kepala menyerang otot akan menjadi tegang, kegiatan relaksasi sendiri akan membuat otot yang tegang mengalami peregangan. Dengan begitu rasa sakit di area kepala akan memudar. Kamu bisa melakukan meditasi maupun beristirahat sejenak dari aktivitas harian kamu. 

Mengelola Stress Management

Salah satu faktor penyebab asam lambung naik dan sakit kepala memiliki hubungan yang sama, yaitu stress. Stress menjadi salah satu faktor yang seringkali memicu asam lambung naik dan sakit kepala. Stress sendiri bisa terjadi karena banyak hal mulai adanya tekanan dalam lingkungan, kebisingan dan lainnya. Maka, salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatur stres itu sendiri. 

Kamu harus bisa mengatur skala prioritas yang kamu pikirkan dalam satu waktu. Jangan memikirkan banyak hal dalam satu waktu, karena berakhir dengan pemikiran yang berantakan, ruwet. Sehingga kamu akan menjadi tidak fokus dan berujung pusing hingga nyeri kepala. Ketika kamu stress maka kamu dapat memicu asam lambung naik. Maka, belajarkan mengolah  stress management kamu, sehingga salah satu faktor penyebab asam lambung naik dan sakit kepala bisa teratasi. 

Mengkonsumsi Obat Pereda Nyeri

Salah satu yang bisa kamu lakukan dengan instan untuk mengatasi asam lambung dan sakit kepala adalah dengan mengonsumsi obat pereda nyeri. Dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri nantinya kamu dapat  meredakan rasa nyeri di area kepala, kandungan parasetamol dan kafein di dalam obat pereda nyeri yang bisa meredakan nyeri kepala karena asam lambung. 

Konsumsi obat pereda nyeri seperlunya, sesuai dengan dosis penggunaan maupun resep dari dokter. Pastikan jika gejala asam lambung dan sakit kepala tidak membaik dalam waktu 5 hari, maka kunjungilah dokter terdekat. Lakukan konsultasi dan pengobatan, sehingga kamu akan mendapatkan diagnosis maupun obat dengan dosis baru. 

Melakukan Konsultasi dengan terapis

Salah satu penyebab terjadinya komplikasi antara asam lambung dan sakit kepala adalah dari segi psikis. Stress, depresi merupakan salah satu pemicu naiknya asam lambung yang berujung dengan sakit kepala akut. Hal ini dikarenakan aktifnya hormon stress yang berlebihan, sehingga memicu komplikasi dan rasa sakit kepala yang berlebihan. 

Jika kamu memiliki masalah psikis, maka kamu bisa mengatasinya dengan melakukan konsultasi pada terapis. Dengan melakukan sesi konsultasi atau curhat, nantinya hal-hal yang mengganggu pikiran kamu yang memicu stress depresi akan membuat pikiran kamu mereda. Pasalnya dengan meluapkan segala pikiran yang mengganggu, kamu akan terhindar dari stress berlebihan. 

Mengonsumsi Cairan Ekstra

Penting bagi kamu untuk mengonsumsi cairan ekstra yang mana  dapat meredakan sakit kepala karena asam lambung, khususnya bagi kamu yang mengalami mual hingga muntah. Hal ini dikarenakan sakit kepala akan diperparah karena dehidrasi yang meningkat. Selain air, kamu bisa mengonsumsi cairan ekstra seperti teh herbal, cairan alkali yang tanpa rasa asam. Kamu bisa mengonsumsi cairan ekstra berupa susu low fat. Hal ini diklaim dapat mengatasi gejala asam lambung hingga sakit kepala.

Terapi Suhu

Terapi suhu bisa kamu lakukan guna menyempitkan pembuluh darah, sehingga mampu mengurangi transmisi sinyal akan rasa sakit ke otak. Selain itu, kamu bisa melakukannya dengan merendam kaki menggunakan air hangat sambil membekukan kepala pada bagian leher. Cara ini dapat mengurangi tekanan pada area pembuluh darah. Sehingga rasa nyeri pada kepala akan memudar. 

Tidur Yang Cukup

Terakhir, kamu bisa mengatasi gejala asam lambung dan sakit kepala dengan tidur, karena asam lambung dan sakit kepala memiliki hubungan yang timbal balik. Untuk mengatasinya kamu harus meredakan salah satu. Sakit kepala akan memudar ketika kamu terlelap, pasalnya otak akan beristirahat sejenak, sehingga sinyal sakit tidak akan diterima. Tidurlah dengan waktu yang cukup, untuk orang dewasa yaitu 7 jam. 

Demikian pembahasan mengenai hubungan asam lambung dan sakit kepala belakang, keduanya memiliki hubungan timbal balik, yang mana kamu harus meredakan salah satunya untuk mengatasinya. Dengan menggunakan obat memang bisa diatasi secara instan, namun untuk beberapa orang yang sudah terbiasa dengan dosisi obat, tidak akan ada dampaknya.