Monday, 15 Apr 2024

10 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

6 minutes reading
Friday, 21 Jul 2023 22:37 0 145 Muti Karya

Nesiaverse.com – Saat asam lambung naik, kamu harus melakukan pertolongan pertama. Dengan melakukan pertolongan pertama maka kamu bisa meredakannya dengan cepat, bahkan mencegah terjadinya gejala asam lambung yang dapat mengganggu aktivitas sehari-harimu. Maka, penting untuk mengetahui tindakan pertolongan pertama saat asam lambung naik.

Asam lambung merupakan kondisi dimana zat asam dari dalam lambung naik ke bagian kerongkongan. Kondisi ini akan menimbulkan rasa yang tidak mengenakkan, pasalnya kamu akan merasakan sensasi terbakar di dada atau ulu hati, keringat dingin, rasa pahit di area lidah bahkan sesak nafas dan nyeri kepala yang ekstrim. Bahkan dalam beberapa kasus seseorang bisa muntah dan jatuh pingsan karenanya. 

Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik 

Pertolongan pertama saat asam lambung kamu naik, sangatlah penting dilakukan. Gastroesophageal reflux disease atau asam lambung ini gangguan pencernaan karena bagian katup lambung dan kerongkongan terbuka. Umumnya gejala utamanya adalah heartburn pada bagian dada atau ulu hati, sehingga memicu perasaan gelisah dan lainnya. 

Sesak atau Dyspnea adalah salah satu kondisi atau dampak dari asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan kemudian masuk ke paru-paru. Hal ini juga bisa menyebabkan iritasi atau peradangan pada saluran pernafasan, bahkan terjadi pembengkakan saluran napas. Sebelums emua ini terjadi, alangkah baiknya kamu melakukan pertolongan pertama bagi asam lambung yang naik.

Berikut langkah pertolongan pertama saat asam lambung naik yang harus kamu ingat dan kuasai. 

Pursed Lip Breathing

Pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan adalah Pursed Lip Breathing atau teknik pernapasan, dimana langkah ini kamu lakukan ketika asam lambung naik dan terasa sesak napas. Cara melakukan teknik ini adalah dengan menarik napas melalui hidung selama 2 detik, pastikan mulut kamu tertutup. Lanjutkan dengan mengerucutkan bibir, selayaknya kamu akan bersiul dan hembuskan udara melalui mulut selama 4 detik. Lakukan teknik Pursed Lip Breathing ini berulang kali. 

Latihan pernafasan Pursed Lip Breathing ini akan mengatasi sesak nafas karena asam lambung yang naik, sehingga mampu memperlancar pernapasan. Dengan demikian tidak akan bekerja terlalu keras tia kali membuang nafas. Kemudian dengan melakukan teknik ini akan membantu mengeluarkan udara di paru-paru dengan lebih maksimal, sehingga udara yang masuk adlha udara baru yang lebih banyak.

Melakukan Pernapasan Diafragma

Selanjutnya, pertolongan pertama saat asam lambung naik adalah dengan pernapasan diafragma. Pernapasan diafragma ini akan melibatkan kinerja dari otot diafragma. Kamu hanya perlu melakukan latihan pernapasan, dimana teknik pernafasan satu ini akan membantu meningkatkan kapasitas paru-paru. Selain itu dengan menggunakan teknik ini pernafasan kamu yang sesak akan menjadi lebih lega lagi. 

Berikut cara melakukan pernapasan diafragma untuk mengatasi asam lambung, sebagai pertolongan pertama. 

  1. Langkah pertama, duduklah di kursi dengan meletakan tangan diatas perut.
  2. Jika sudah, mulailah dengan mengambil nafas melalui hidung, pastikan mulut kamu tertutup. Kamu akan merasakan pergerakan perut .
  3. Lanjutkan dengan menghembuskan nafas secara perlahan melalui mulut, kerucutkan mulut seperti teknik Pursed Lip Breathing, namun kencangkan bagian otot perut. Kamu akan merasakan perut kembung. 
  4. Lanjutkan berulang kali selama 5 menit, sehingga nafas kamu akan membaik nantinya.
  5. Selesai.

Mengunyah Permen Karet

Dalam sebuah studi di Journal of Dental Research dikatakan, bahwa mengunyah permen karet dapat mengatasi efek heartburn ketika asam lambung naik. Namun, kamu juga harus memperhatikan jenis permen karet yang dikonsumsi, hindarilah permen karet yang memiliki rasa asam juga mint. Mengkonsumsi permen karet yang memiliki rasa asam dan mint akan memperparah rasa sakit dari asam lambung yang naik. Dengan demikian, kamu bisa menggunakan cara satu ini untuk pertolongan pertama asam lambung naik. 

Mengonsumsi Obat Maag

Pertolongan ini merupakan pertolongan yang paling ampuh, jika cara sebelumnya tidak bekerja. Kamu bisa mengonsumsi obat-obatan untuk maag. khususnya obat yang memiliki kandungan antagonis reseptor histamin -2 . Atau obat penghambat sekresi asam lambung. Meskipun begitu dalam beberapa kasus mereka yangs elalu mengkonsumsi obat maag, tidaklah manjur lagi cara satu ini. Alangkah baiknya melakukan konsultasi untuk dosis terbarunya. 

Duduk dan Sandarkan Kepala pada Meja

Apabila di sekitarmu terdapat meja, makan pertolongan pertama saat asam lambung naik adalah dengan memanfaatkan meja maupun kursi disekitar. Cara ini akan meningkatkan kapasitas paru-paru dan mampu mengatur napas. Caranya sangat mudah, dimana kamu hanya perlu duduk di kursi dengan posisi telapak kaki menapak ke lantai, arahkanlah tubuh menghadap ke meja. Lanjutkan dengan mencondongkan dada ke sedikit ke depan, letakan diatas meja kecil. Kamu akan merasa nyaman dengan menggunakan bantalan kecil untuk tumpuan kepala. 

Mengarahkan Kipas Angin Pada Wajah

Saat asam lambung naik, udara sejuk dapat menetralisir gejalanya. Meskipun meredakannya sejenak, namun hal ini menjadi salah satu pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan. Maka, jika di dekatmu ada kipas angin, langsung arahkan saja ke wajahmu dengan begitu gejala asam lambung akan mereda, meskipun sejenak. 

Duduk Dengan Dada Condong Ke Depan

Cara satu ini akan memberikan efek lega pada bagian paru-paru dan meredakan asam lambung yang naik, sebagai pertolongan pertama. Kamu bisa melakukannya dengan cara yang sama dengan sebelumnya. Namun posisinya tidak menggunakan meja sebagai sandaran atau tumpuan kepala. Berikut cara duduk dengan dada condong ke bagian depan. 

  • Duduklah di kursi terdekatmu, posisikan telapak kaki menapak pada lantai dengan baik. 
  • Lanjutkan dengan mencondongkan dada ke bagian depan, sementara siku ke lutut.
  • Lanjutkan dengan menghembuskan napas sambil mematikan area otot leher hingga bahu terasa rileks.
  • Lanjutkan metode ini berulang kali, sampai rasa sesak nafas mereda.
  • Selesai.

Bersandar Pada Dinding

Cara berikutnya kamu bisa melakukan pertolongan pertama dengan bersandar pada dinding. Menggunakan teknik pernapasan satu ini kamu harus berada dalam posisi berdiri. Sehingga nantinya punggung yang akan menjadi penopang tubuh kamu. Bersandar pada dinding ketika asam lambung naik adalah tindakan yang dilakukan guna saluran pernapasan menjadi lebih rileks, dengan begitu rasa terbakar dan sesak napas akan mereda. 

  • Pertama, posisikan kaki terbuka selebar bahu.
  • Letakkanlah kedua telapak tangan di pahamu.
  • Buatlah bagian bahu kamu rileks dan kemudian condongkan tubuh ke depan dengan mengayunkan lengan.
  • Selesai

Berbaring Dengan Menggunakan Bantal Yang Bertumpuk

Saat asam lambung naik dan mulai terasa sesak napas karenanya maka kamu dianjurkan untuk berbaring ke arah kiri. Selain itu kamu boleh melakukan posisi telentang namun bagian kepala dan lutut ditinggikan. Maka, untuk meninggikan are lutut dan kepala kamu butuh tumpukan bantal. 

Hal ini dilakukan guna menghentikan asam lambung yang akan naik ke kerongkongan, selain itu meninggikan posisi kepala juga akan menghambat makanan yang masuk ke lambung agar tidak naik ke saluran kerongkongan. Dalam menggunakan bantal yang bertumpuk, kamu juga harus berhati-hati. Jangan menggunakan terlalu banyak bantal karena kamu akan sakit badan. Lepaskan juga dasi maupun sabuk yang tengah kamu pakai, sehingga perut tidak akan mendapatkan tekanan apapun. 

Minum Air Hangat

Terakhir, kamu bisa mengatasi asam lambung dengan minuman air hangat. Air hangat bermanfaat untuk mengatasi asam lambung yang naik, minumlah airnya secara perlahan sehingga asam lambung akan mereda. Kamu juga bisa mengkonsumsi air jahe, karena akan menimbulkan rasa hangat juga pada tubuh yang akan meredakan asam lambung. 

Demikian pembahasan mengenai tata cara mengatasi asam lambung naik sebagai pertolongan pertama. Jika sudah mencoba beberapa cara di atas namun tidak bekerja dengan semestinya, maka kami menganjurkan untuk mengunjungi dokter atau ahlinya.